Beberapa malam lalu tiba-tiba aja timeline gue rame sama tweetwar antara kpopers dan seorang stand-up comedy, dan berhubung gue orangnya kepoan, jadilah gue klik hastagnya (yang menurut gue berlebihan) dan baca satu per satu tweet-nya. Ada yang menyikapi dewasa, ada yang sedikit ngelawak, ada yang super nge-troll dan tentunya ada (banyak) yang melewati batas. Berhubung gue sendiri bukan orang tanpa dosa, jadi gue enggak mau mengomentari itu, yang jelas baca tweet(s) tersebut mengingatkan gue tentang my own fangirling moments, haha.
Jauh sebelum tergila-gila sama para oppa yang beranjak ahjussi (re : Super Junior) itu, gue lebih dulu terjerumus sama yang namanya KDrama. Gue adalah salah satu orang yang pernah berkhayal bakal di piggy-back sama pacar gara-gara I’m Sorry I love You, yang nyanyi three-bears sambil goyang-goyang pantat gara-gara Full House, yang pengen handphone samsung yang case-nya warna-warni gara-gara BBF, yang rela desek-desekan di kopaja pulang les dan turun angkot lari-lari ke rumah demi nonton episode terakhirnya Jang Geum.